Sunday, April 24, 2011

Sunday, April 24th 2011

Alhamdulillah, hari ini hari ulang tahun Eyang Kakung, tiga tahun yang lalu, kami merayakannya sekeluarga dengan penuh khidmad dan kesederhanaan namun sarat makna. Memori indah tentang itu semua masih aku simpan dan terekam kuat dalam otak dan jiwaku. Seakan menjadi mimpi indah sebagai penawar setiap aku merindukannya. Namun semua bukan mimpi, aku sudah melaluinya. Melalui hari itu dengan indah bersama beliau.

Mungkin, aku tidak seberuntung kebanyakan orang yang memiliki kedekatan dengan sosok bapak, tapi aku bahagia dan sangat bersyukur yang luar biasa bahwa aku memiliki Eyang yang memberiku kasih sayang layaknya sosok bapak. Tidak kurang, bahkan lebih, beliau dalam mendidik aku hingga 20 tahun, waktu yang sangat amat lebih dari cukup untuk membentuk pribadi seorang Bening, sebagai wanita dewasa yang tangguh…..walaupun beliau belum sempat melihatku bersanding bersama orang yang tepat....

Aku bersyukur aku telah mendapat warisan yang begitu banyak dari beliau. Warisan yang bukan berwujud barang dan materi. Namun, warisan itulah yang membentuk karakter dan watak tegas dan jelas dalam diriku. Aku sangat sangat bersyukur, beliau menempaku dengan hidup prihatin yang mampu membawaku menjadi sosok yang kuat dan tangguh dalam segala kondisi.

Aku akan selalu mengenang, betapa beliau khawatir ketika aku terjatuh dari sepeda, beliau memboncengkanku dengan sepeda onthelnya untuk berolah raga pagi, beliau yang mengajariku belajar bahasa dan sopan santun Jawa, beliau juga yang membekali aku dengan agama, beliau juga yang menemani aku tatkala aku berpuasa, beliau yang mengajari aku rasa tepo sliro, beliau yang mengajari aku untuk menjadi pribadi yang selalu bersemangat, beliau yang mengajari aku untuk tetap bersyukur walaupun kami tahu, kondisi kami kurang…..Begitu banyak warisan yang beliau tinggalkan dalam darahku ini. Rasa-rasanya, darah yang mengalir dalam diriku ini adalah darah didih semangat beliau, segala yang ada dalam diri beliau. Walaupun secara biologis bapakku bukan beliau.


Selamat ulang tahun Eyang Kakung, sugeng tanggap warsa, semoga kami yang di sini bisa melanjutkan semangatmu, meneruskan perjuanganmu, mewujudkan cita-cita dan amanatmu…..
Engkau adalah sosok Eyang sekaligus Bapak bagiku, suatu kebanggaan yang tak ternilai dalam diriku telah mengalir didikanmu, tempaanmu, semangatmu, yang seperti dibanggakan wanita lain di belahan dunia di manapun mengenai sosok bapaknya…dan itu kubanggakan ada dalam dirimu…..
We Love You, Eyang 


-Wayah yang selalu merindukanmu-