Friday, October 24, 2014

Melukis Rindu


Jika aku mampu bertanya kepada alam,
Dimana letak rahasia dari semua kebohongan
Atau misteri dari sebuah jiwa yang bimbang
Tentu aku tidak akan merasa segelisah ini
Seperti anak kecil yang merengek menunggui es krim
Sampai seorang laki-laki dewasa datang memeluknya
Tersenyum sembari berkata: jangan khawatir nak, untuk saat ini, bukankah bunga lebih indah ditatap daripada sekedar menyicip rasa es krim?

Alam bilang aku yang tidak bisa melihat.
Alam bilang dia melihat matahari dalam senyum
Alam bilang dia melihat hujan dalam sendu
Entah,
Aku yang gila atau alam yang bermain tebak rasa
Aku berusaha sebanyak aku bisa,
Namun tetap tak tersentuh.

Tuan, andai kita bisa melukis rindu yang tak berkata.
Mungkin pagut tidak akan mempermainkan dalam kegamangan.
Demi sebuah ujung dari sebuah awal
Jangan membuat janji di atas bahagia
Karena semua ujung hanyalah misteri.
Maka sebelum rindu beranjak pergi,
Penjarakan dia di tiap- tiap bunga hatimu.


Regards,

Bening Rahardjo