Friday, October 17, 2014

The Spring And The Autumn


Apapun yang berbunyi masa lalu, biarkan ia mengendap bersama waktu untuk tersapu musim penghujan. Apapun yang bernama masa depan, biarkan ia mengembang sebagaimana adonan kue dalam pemanggang. Bukankah air berlumpur pun akan berubah jernih ketika tenang? Tidak perlu ditangguhkan, tidak perlu dipaksakan. Semua berjalan dan masih berjalan seiring dengan alam. Bukankah ruang antara bumi dengan langit selalu punya angin sebagai peniup? Meskipun terlihat seperti ruang yang kosong, namun dia tetap kuat bertenaga. Kita semua tahu, rumput tidak perlu mencoba tumbuh untuk bisa tumbuh. Air tidak perlu mencoba mengalir untuk bisa mengalir. Bahkan daun tidak perlu mencoba gugur untuk menjadi guguran. Semua berjalan dalam iramanya, bersama laju kehidupan. Semua benda mengalami proses aktifitas akar dan haluannya. Karena pada akhirnya, semua akan terjadi secara alami dengan cara yang sempurna.


Love,

Bening Rahardjo