Wednesday, January 6, 2016

Jogja New Year (2): Festival of Light

Hari berikutnya setelah dari pantai, kami sempat janjian akan main ke Hutan Pinus Imogiri. Sebelumnya, Mas Joyo menyuruh kami untuk bersiap setelah subuh, dia yang menjemput. Sempat eyel-eyelan juga seperti biasa. Habis subuh? Are you sure, Mas? Kami saja kemarin pergi ke pantai sempat meleset juga dari rencana semula. Hahahaha.

Esok paginya, rencana tinggallah rencana, yaah...apalagi kalau bukan gara-gara kakak laki-laki telat bangun. Akhirnya sempat diskusi sebentar, tujuan diubah ke arah utara, tepatnya di Kaliurang kilometer nol. Kebetulan ada event dalam beberapa hari di atas Tlogo Puteri. Kami berlima: mbak, kakak laki-laki, adik, saya dan Mas Joyo, belum mengetahui secara persis event apa yang diadakan di sana. Kami hanya mendapat informasi dari teman-teman kakak. Ternyata sesampai di sana, parkiran penuh dengan mobil plat luar kota. Berjalan dari area parkir menuju ke pintu masuk lokasi lumayan jauh. No. Repeat: JAUUUUH. Tapi kami sempat istirahat sambil menunggu senja berganti malam dengan menikmati bakso malang sebelum ke masuk lokasi. (Well, di Jogja dan makan bakso Malang...) Ternyata event yang diadakan adalah Festival of Light, semacam festival lampion dan lampu-lampu yang disusun menjadi beraneka bentuk. Festivalnya hampir mirip dengan yang ada di halaman Monjali, tapi bedanya di Kaliurang ini adalah event yang hanya diselenggarakan beberapa hari selama musim liburan tahun baru. Festival of Light juga memiliki banyak macam bentuk lampu dan lampion. Area festival cukup luas, sehingga kami benar-benar dibuat lelah dengan topografi lokasi yang memang tidak datar. Harga tiket masuk Rp 20.000,-/orang.


Hujan turun beberapa saat setelah kami sampai di sana. Setelah berteduh 10 menit, hujan mereda dan kami melanjutkan berkeliling lokasi festival. Hmmm, secara keseluruhan bagus sih. Walau melelahkan dan udara yang agak dingin karena di puncak gunung. Tetapi menjadi menyenangkan karena menyusurinya bersama dengan orang-orang yang tepat, seruuu dan romantis ^_^

Ini ada beberapa foto dari kami berempat bersaudara (sayang, tiga bersaudara yang lain tidak bisa ikut serta) dan tidak lupa Mas Joyo, yang sempat pundung karena dicuekin hahaha. Beside all, thank you to pegawai kantoran teladan Mas Joyo yang sudah rela menjadi classy driver untuk kami di Jogja, hihi. Sudah mengikuti kemauan foto-foto kami yang narsis. Terima kasih juga untuk fotografernya yang kece badai, kakakku sendiri. Terima kasih juga untuk wardrobe yang kekinian dari House of Eny, butik mbakku :p








Love you, XOXO <3 p="">