Wednesday, April 26, 2017

Convo: He and Me (1)

One day when you are feeling sad because he haven't text you yet... (You have national holiday but your partner keep on his work)

Then... *ting tong* you get a new chat message.

H: Hi, good evening.
M: Hi! I am waiting you chat me 😒
H: I am waiting from you also. Where are you?
M: Home.
H: Ok. What did you do?
M: Sorry, i am waiting coz afraid to disturb you. Are you home?
H: No. No sorry. Yes i am at home now, just came back from office.
M: Have bathing?
H: No. Not now. I will take after some rest. What about your day?
M: Ok. Clean yourself first. I went to saloon and petshop.
H: Yes, i'll do it after chatting with you. For what?
M: For what, what? πŸ˜€ Went saloon?
H: Yes.
M: Drove sister. I just cutting my bang.
H: Ok.
M: Are you tired?
H: No. No.
M: Have you drink tea or something?
H: I am not an old man. I am young 😰
M: What? Mr.Young Man? 😜
H: I hate tea.
M: Why hate tea? Have tea did something bad to you? πŸ˜‚
H: Ok, correct me. I mean i don't like tea. I only drink juice and soft drink like Cola and Pepsi.
M: No. Cola isn't good. Don't drink too much 😣 I like to drink tea everyday πŸ˜ƒ
H: You drink tea regulary just look like old lady. πŸ˜›
M: Lol. It's common here you know. Like Japan.
H: But you don't need to take it more and more. Your skin get wrinkled πŸ˜‚
M: O Gawd. Seriously? Me looks younger than you. Everybody knows it honeeey.. 😝
H: Not every 😁
M: How could. You are younger months than me but look like an old man πŸ˜†πŸ˜†
H: Really? You say it OMG 😱
M: Sorry not sorry. That's the fact πŸ˜‚
H: πŸ˜‚πŸ˜‚ O pleaseee..
M: No way. You are sarcastic and me more 😜
H: Can I call you now? 😁
M: Ikr. You are missing me after this chat 😜 But no. My bat is about to die.
H: Please connect yours in charging.
M: You can't phone when i am charging. Lol.
H: You don't have powerbank? πŸ˜€
M: It's just the same. No call while charging honeeey πŸ˜’
H: I see. Powerbank is also down πŸ˜‚
M: You are straaaaange πŸ˜“
H: So I like to talk, how i can talk to you? πŸ˜‚
M: Talk to the wall. Lol. πŸ˜‚
H: πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
M: Clean yourself stinky... 😣
H: But my wall don't want to talk to me 😜
M: Then you have to drawing a face on your wall. But no. Not my face πŸ˜‚
H: Good ideas! I'll drawing your face in my wall and i'll talk to her everyday πŸ˜‚πŸ˜‚
M: Funny πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Clean yourself Mr.Sleepy head 😠
H: I will after talking 😝
M: Stubborn 😣 What did you eat today at office?
H: I had my lunch at KFC πŸ˜‹
M: Cola again. Hmmm πŸ˜’ You should change your menu.
H: No. No. With vanilla blue. 😨
M: No lieeee... πŸ˜’πŸ˜’
H: I dont have extra money to waste at KFC everyday honey 😰
M: Smart answer. πŸ˜‚πŸ˜‚
H: Don't worry. I'll save my money til we plan a date. Lol. We will eat as your wish.
M: I dont have wish list for food. I eat everything. Lol.
H: Then i'll order for us. Like your fav, chocolate, ice cream, sea food, shrimp. You can not avoid. Ikr 😁
M: And i know you will trap me with the bill πŸ˜‚πŸ”«
H: No. Never 😝 Just in case i forget to bring my card πŸ˜‚
M: Look. Why are you so happy today?
H: Why what?
M: No. I mean. I am curious. You are too much happy today.
H: When your bae is talking to you, you will feel happy. 😍
M: What is that? 😜 But your chat is not like usual. So i think you are in the best mood now.
H: Absolutely. You make me happy.
M: I don't believe it. 😢
H: So, do you mean I should not be happy? πŸ˜•
M: But..
H: No but. I am happy coz i am talking to you
M: πŸ˜›
H: If you have time for me, then i will be happy honey.
M: Hmmm...really? Did you meet beautiful woman today? 😏
H: No. No. I don't want to break your trust baby. Just some friends at office. Why are you asking me like this?
M: No. Leave it πŸ˜‚
H: Ok boss. Woman is always be the boss πŸ˜‚
M: I am not the boss. I am just Mrs.Always Right πŸ˜‚πŸ˜‚
H: Ok, Maam 😁 You can take any decissions.
M: Sure? 😁
H: If i want to do something then you tell me like 'Okay, honey let me think then i will let you know' πŸ˜‚
M: Heey, i am not that evil πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ I never do that. Just occasionally 😝
H: I understand you honey πŸ˜‚
M: Noooo...come on... 😁
H: You tell me, but i can not trust in this case πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚
M: Noo waaay... You got me wrong πŸ˜‚
H: No. But really it doesn't matter honey, it prove me how sweet you are taking care about me. Thank you for being my everytime partner 😊
M:.... πŸ˜πŸ˜…πŸ˜Š *suddenly i feel butterfly flies in my stomach*

Monday, April 24, 2017

Old Song: Can You See by Tiffany

Kalau ada yang tahu lagu ini, kalian pasti cukup berpengetahuan. Listen it! πŸ˜€

Monday, April 10, 2017

Dating (1)

Hi guys, sehari kemarin agak gabut mau ngapain. Lazy sunday. Tiduran aja karena berasa seminggu full gue udah kayak stressful sama kerjaan. Bikin RAB di bidang yang sama sekali belum gue pahami. Meeting sama klien-klien dari instansi pemerintah yang sungguh berbeda jauh dengan klien-klien gue selama ini, tentu punya standard formalitas yang berbeda. But, hey....sunday is me time. Tiduran aja setelah disibukkan dengan pagi bikin sarapan, nyuci, dll. 

Siang hari saat nonton film sama lil bro, tiba-tiba I got one unexpected text from someone! HA! Ajakan nge-date. Be honest, kalian pasti pernah merasa nervous luar biasa pas tiba-tiba pacar kalian ngajakin jalan mendadak di saat kalian sedang selo (bit surprise sih ya). Begitu juga gue, duh mana belum mandi, untuk rapi dan berhias butuh waktu satu jam minimal. Omg, belum lagi sibuk milih mau pakai outfit yang mana. Hahaha, serius FYI nih buat kalian para lelaki, wanita memang serempong itu kalau mau pergi. Akhirnya dia bilang, agak sorean aja. Oke...masih ada waktu lumayan untuk bersiap dan merias diri. Setelah melalui tawar-menawar, gue sama doi janjian ketemu di tengah-tengah. Maklum lah, rumah doi dan gue berseberangan jauhnya, kami tinggal berlainan kota. Kasihan kalau doi mesti nyamperin ke rumah gue yang notabene ntar musti bolak-balik lagi. Gue sih typical wanita yang pengertian sama pasangan. Nggak harus selalu dianter-jemput (asal tetap dibatas wajar sih).

Aaah...akhirnya we met again. Setelah proses miss-communication sedikit masalah tempat janjian. Senangnya adalah ketika lo sama pasangan lo sama-sama sibuk dengan jadwal kerjaan seminggu full and tiba-tiba saling bertemu, serasa banyaaak banget cerita yang nggak kelar-kelar dibahas. Ya nggak? So we did :)

Hal menyenangkan dari doi yang selalu bikin gue tambah semangat adalah like this...oke, gue nggak masalah lah dia jarang nelfon atau komunikasi chat, kadang juga seminggu dia bahkan nggak libur sama sekali, gue memahami. Kita jarang bisa nge-date bareng. Kalau gue pulang bahkan gue udah nggak kuat melek untuk ngebales chat-nya. But when he meets me, he gives full attention to me, he turns off his phone and just talking with me til drop. We do eye contact one to another, laugh at the same part, discuss serious topics with all concentration. He does. Itu yang bikin gue tetap merasa spesial di mata dia. I know he works really hard for our future too. So, saya tidak merasa pernah dicuekin sama dia. He told me, "If I cannot reply your text, it means I am busy. You know my job, you know how it works, so...I promise if I have free time, soon as possible I'll reply. Okay?"

Ya, pastinya masing-masing pasangan punya kesepakatan dan kompromi masing-masing, begitu juga dengan saya dan pasangan. Kalau dulu, mungkin saya masih mengedepankan ego untuk quantity time. Everyday talking tanpa putus, kalau nggak dibalas sedikit ntar merasa yang lain nggak ngasih perhatian. Namun, setelah sejauh ini saya memahami pada akhirnya kita hanya butuh kualitas. Waktu yang berkualitas bersama pasangan. Too much talking kills you. Emang. Malah yang ada jadi berantem. Kalau sekarang, saya dan pasangan selalu mengkomunikasikan hal remeh temeh yang sering jadi bom waktu seperti itu.

Intinya adalah membagi waktu. Saya tahu pekerjaan dia membutuhkan konsentrasi tinggi, saya tahu seperti apa pekerjaan dan risiko yang dia hadapi setiap hari. Saya tahu perjalanan pulang pergi rumah ke tempat kerjanya juga memakan banyak waktu dan energi. Dia juga tahu pekerjaan saya yang kadang full of stress dan melelahkan, saya yang lebih sering menghabiskan waktu di jalan dari satu tempat ke tempat lain (pada dasarnya, bidang pekerjaan yang pernah lama dia geluti dulu), yang kadang saya sering marah-marah dan moody, yang kadang saat dia sudah free saya-nya sudah ketiduran. Hal biasa.

Tetapi ketika kami punya waktu bertemu hanya beberapa jam dalam seminggu, itulah mengapa saya dan pasangan saling menghargai satu sama lain. Waktu bertemu ya khusus untuk berdua. Tidak ter-dristraksi oleh handphone all the time. Kadang kalau lagi makan sama doi, gue suka ngeliatin pasangan lain yang ada di sekitar gue. Banyak banget yang lagi diajak ngobrol pasangannya tapi mata dan fokus mereka malah ke handphone, senyum-senyum sendiri. Kalau gue yang jadi pasangannya udah jelas mutung lah hahahah. That's why I feel I am so lucky to have him. Such a good manner, funny, have lots knowledge and mature man. I love you to the moon and back! :*

Sunday, April 9, 2017

The Cactus Concept

Have you thought about "The Cactus Concept" in your lifetime? 

What if we live in a world where people care more about someone's appearance rather than their feelings? Be patient, be bouncy, and flexible in life. Don't feel inferior when someone knock you down. Just prepare for the impact. Because the meaning of life is not just about your appearance, but how to survive and process.

Saturday, April 8, 2017

Understanding Depression

2 days ago (7th April) was World Health Day and WHO's theme for this year was Depression. Depression (major depressive disorder) is a common and serious medical illness that negatively affects how you feel, the way you think and how you act.

Depression is more than just feeling "down". It caused feelings of intense sadness --including feeling helpless, hopeless, and worthless-- last for many days to weeks and keep you from functioning normally. Depression is not simply a temporary change in mood or a sign of weakness.

Depression is not a JOKE. It isn’t fun to have, nor is it funny.

If you’re living with it, or supporting someone through it, day-to-day life can be very tough indeed. A constant battle against the darkness. Depression is an everyday battle, and more people need to be aware about it.

I’ve lived it. I've felt it. And I stand by those who are living it too.

I have struggled with depression and I could honestly say that it was not easy. However, depression is not something to be ashamed of. Besides, telling a bunch of people that I struggle with depression just doesn’t sound fun too. You know, the stigma. 

So with this, I hope people think carefully next time when they want to make a joke, it might hurtful to someone. With compassion, with empathy and in sincere solidarity we can understanding Depression. Although depression is a cruel and isolating illness, if you’re living with it, you are by no means alone. People across the globe are facing similar struggles to you. 




Tuesday, April 4, 2017

Momok Seputar "Kapan Nikah?"

Doh, pernah nggak sih kalian tiba-tiba merasa berhenti pada pertanyaan seperti ini? Mungkin untuk teman-teman yang sudah berkeluarga, pertanyaan seperti ini sudah terlewati. Tidak perlu saling menghakimi, seseorang melewati fase-fase dalam hidupnya yang tentu berbeda dengan orang lain. Saya sering bertemu dengan orang yang melontarkan pertanyaan seputar pernikahan kepada saya, mulai dari yang sekadar iseng bertanya, sarkasme, bahkan sampai yang begitu menusuk perasaan. Bagi Anda yang masih melajang ketika usia Anda sudah matang untuk menikah, mungkin akan familiar dengan pertanyaan berikut:

RHETORICAL QUESTION: "Kamu masih aja betah melajang ya?"

SARCASM QUESTION: "Kapan nih? Orang lain anaknya udah mau masuk TK, kamu masih gitu-gitu aja."

EVIL QUESTION: "Apa nggak ada yang mau sama kamu? Atau kamu yang kebanyakan pilih-pilih? Eh, orang itu nggak ada yang sempurna. Makanya kalau main yang jauh, dandan yang cantik/ganteng, biar cepet ketemu jodoh. Nggak gitu-gitu aja. Nggak malu kamu sama teman-temanmu yang sudah punya dua anak?"
Yah, jawaban untuk masing-masing pertanyaan itu sih beda-beda. Ada yang bisa dijawab dengan senyuman, ada yang dijawab dengan kalimat "doain aja", ada yang bisa dijawab dengan kalimat balasan lebih sarkas, ada yang (rasanya) ingin dijawab dengan sebuah tonjokan di wajah. LOL 

Buat kalian yang masih single dan sering bertemu dengan pertanyaan ini, tenang aja, kalian bukan satu-satunya orang yang merasa 'annoying'. Mungkin jika satu-dua penanya akan sedikit ditoleransi, tetapi jika kemanapun kalian melangkah tiba-tiba ada pertanyaan seperti ini kan lama-lama jadi jengah juga. Bahkan yang paling parah jika yang diajukan bukan pertanyaan, melainkan penghakiman. Menyakitkan sekali, tentu. Apalagi jika dilontarkan di depan umum, dimana banyak orang yang kemudian memperhatikan reaksi Anda atas pertanyaan tersebut.

Well, saya sudah mengalami hal-hal semacam ini. Mau dibilang kebal, nyatanya ya tidak kebal juga. Masih terasa sakit juga sih kalau ada yang melontarkan evil question seputar pernikahan (apalagi jika di depan umum). Entah kenapa budaya yang ada pada orang-orang di negeri kita, mereka lebih senang jika melihat orang lain berada pada posisi 'uncomfortable', sehingga merasa bisa dijadikan bahan bully-an/ejekan (dari yang sekadar ringan hingga serius). Contohnya, menanyakan kepada pasangan menikah yang belum diberi keturunan: "Kapan hamil?" atau "Kapan punya baby?". Such a stupid question! Kehadiran keturunan itu anugerah dari Tuhan. Banyak pasangan yang berusaha ingin mempunyai keturunan tetapi masih belum diberi amanah sama Tuhan. Mikir nggak gimana perasaan mereka jika kalian menanyakan pertanyaan tersebut? Kalian bikin orang sedih, jelas. Kalau kalian sudah berkeluarga, bersyukurnya apabila diberi anugerah keturunan lebih cepat dari yang lain. Namun, pahami pula perasaan orang-orang yang belum seberuntung kalian.

So does with marriage.

Jangan menghakimi seseorang yang belum menikah. Doa kalian itu jauh lebih mereka butuhkan ketimbang pertanyaan yang berkecenderungan menghakimi. Kalau ada yang berdalih "Menghakimi bagaimana? Itukan pertanyaan standar, wajar dong bertanya!" Iya sih bertanya itu wajar. Mungkin juga kalian bertanya karena perhatian, tapi alangkah baiknya kalian juga memperhatikan perasaan orang yang akan kalian beri pertanyaan itu. Mengapa harus menjatuhkan seseorang untuk membuat Anda tinggi?

And, buat kalian para kaum single yang masih berjuang untuk menuju hubungan yang halal dan sah di mata hukum dan agama, here's for you: