Friday, November 14, 2014

Beberapa Ciri Pasangan Anda Adalah Pribadi yang Dewasa

Pacaran lama tapi galau karena pacar anda tidak kunjung memberikan sinyal keseriusan? Saat teman-teman seusia sudah menapaki kehidupan baru, tetapi kisah romansa Anda masih berkutat di situ-situ saja? Pasangan Anda dengan mudahnya ngajak putus-nyambung, putus lagi dan minta disambung lagi, deuh, nggak capek apa? Ahaa! Coba kita lihat, beberapa perbandingan di bawah ini untuk melihat, apakah Anda sudah bersama pria/wanita yang tepat atau belum untuk menapaki jenjang yang lebih serius? Apakah pria/wanita yang bersama Anda sudah layak dikatakan sebagai 'pria/wanita dewasa' atau masih dalam tahap 'abg' yang lebih senang dengan dunianya? :)

1. Ketika ngajak ketemuan/main a.k.a ngeDate
Seorang pria/wanita yang masih belum punya pemikiran matang akan sangat senang menghabiskan waktu bersama Anda. Mulai dari main ke mall; sekedar jalan-jalan nggak jelas (motor atau mobil); nongkrong di kafe atau tempat makan yang sering dikunjungi anak muda, nonton, dll. Itu semua lantas membuat Anda pun merasa bahagia karena dia selalu meluangkan waktu untuk liburan bersama Anda. Tapi....jangan terlanjur bahagia dulu, karena mereka yang masih belum matang pemikirannya, akan melakukan itu tidak lebih hanya untuk bersenang-senang saja. Dia tidak tertarik untuk pembicaraan-pembicaraan serius mengenai hubungan kalian.

Sedangkan pria/wanita dewasa akan sangat senang untuk bisa meluangkan waktu lebih banyak bersama dengan Anda, dengan tujuan agar bisa lebih banyak mengerti satu sama lain, lebih banyak obrolan-obrolan ringan namun memperdalam hubungan itu sendiri. Seolah ingin mempertegas ikatan serius diantara kalian.

2. Topik pembicaraan
Seorang pria/wanita yang masih belum matang pemikirannya, akan lebih suka topik pembicaraan mengenai dirinya sendiri. Dia merasa keunggulannya pantas untuk diceritakan, tetapi akan merasa insecure saat membicarakan orang-orang di masa lalu Anda yang kemungkinan lebih unggul darinya. Kemudian ini akan dijadikannya senjata untuk menyerang Anda tatkala kalian sedang berada dalam konflik kecil. Mereka juga lebih senang membicarakan hal-hal yang itu-itu saja. Ketika mereka menemui bad day, kata-kata kasarnya tidak jarang akan tertuju pada orang-orang dekat di sekitarnya yang tidak bersalah.
Berbeda dengan pria/wanita dewasa, mereka akan selalu punya banyak topik untuk didiskusikan dengan Anda. Mereka akan berbagi mengenai film ataupun musik favorit. Berbagi mengenai kisah-kisah menarik yang tidak akan pernah bosan didengarkan. Berbagi mengenai keseharian dan bahkan masalah buruk yang sedang dihadapi, ini dikarenakan mereka sudah sangat merasa nyaman dengan Anda. Sekalipun kalian ada dalam suatu konflik, hal itu bisa didiskusikan dengan pemikiran bijak dari kedua belah pihak. Tidak ada kata-kata kasar yang tertuju untuk Anda.

3. Ketika menanggapi kekurangan pasangan
Seorang pria/wanita yang belum matang, akan selalu merasa dirinya 'paling'. Paling benar, paling bijak, paling sering mengalah, paling banyak disakiti, paling ganteng, paling cantik, paling pintar, serta paling-paling yang lain yang akan selalu mendominasi dalam hubungan itu. Ketika ada kekurangan dari pasangan, sedikit saja, dia akan membawa-bawa itu terus saat hubungan menemui masalah. Ini dijadikannya senjata untuk menyerang Anda terus-terusan, dijadikan senjata untuk memojokkan Anda terus-terusan saat menemui masalah.
Pria/wanita dewasa, akan lebih bijak dengan pemikiran: "Faktanya, setiap pribadi punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing". Jika kelebihan ya dikurangi sedikit, jika ada yang kurang ya ditambahi. Semua bisa dibicarakan dan dikompromikan dengan baik. Sekalipun ketika pasangan Anda menunjukkan sikap tidak suka dengan salah satu kebiasaan Anda, dia akan menyampaikannya dengan kata-kata yang baik, tidak menyakiti.

4. Good listener
Seorang pria/wanita yang belum matang, akan lebih asyik dengan dunianya sendiri. Tidak jarang mereka akan sibuk dengan gadget-nya saat Anda tengah berbicara serius dengannya. Dia bisa melihat pesan yang masuk di grup BB-nya sambil senyum-senyum, meski Anda sedang nampak serius menceritakan masalah Anda.
Pria/wanita dewasa akan dengan teliti dan perhatian mendengarkan cerita Anda. Bahkan ketika Anda menemui masalah yang sulit, dia selalu siap untuk berbagi keluh kesah Anda dengan bijaksana. Sekalipun Anda membicarakan hal-hal kecil yang menurut Anda sepele, jangan salah, mereka bisa mengingatnya dengan baik hlo! :)

5. Kalau lagi dalam 'konflik'
Seorang pria/wanita yang belum matang, cenderung lebih banyak buta mata dan buta logika kalau lagi marah. Bisa jadi kekerasan verbal maupun fisik akan Anda terima saat kalian tengah dalam masalah. Bisa jadi kata-kata: "perempuan nggak tahu diri" atau "lelaki br*ngsek" akan keluar dari mulutnya saat bertengkar.

Seorang pria/wanita dewasa, meski mereka emosi, sebisa mungkin mereka menahan kata-kata yang menyakiti pasangannya, apalagi kekerasan fisik :) Mereka bisa meng-handle emosinya tanpa harus melukai Anda dengan kata-kata kasar. Kalaupun mereka memilih untuk menenangkan diri sejenak, setelah itu mereka pasti akan datang kepada Anda dengan baik-baik dan mengatakan kata 'I love you' serta 'Maaf'. Lalu mencari solusi untuk masalah yang tengah kalian hadapi.

6. Penampilan
Seorang pria/wanita yang belum matang akan selalu mengutamakan penampilan fisiknya di atas rata-rata. Dia akan merasa insecure ketika penampilannya lebih buruk dari ex-pasangannya. Bahkan tidak jarang dia akan meminta Anda untuk mengubah penampilan Anda seperti kemauannya demi menjaga gengsi di mata umum (yang padahal menurut Anda, pakaian yang Anda kenakan sudah sangat rapih). Pria/wanita yang masih belum matang cenderung mencari pasangan sesuai dengan typical common yang ada di masyarakat: hot, tinggi, putih, ganteng, cantik. Itu saja yang utama dalam kriterianya.
Pria/wanita dewasa lebih terbuka dengan penampilan yang membuatnya nyaman. Jika dia merasa ada penampilan pasangannya yang tidak 'sreg' di matanya, maka dengan lembut dan sopan dia akan meminta Anda untuk mengubah penampilan Anda dengan penjelasan yang baik. Tampilan fisik yang kurang bukan lagi alasan baginya untuk tidak mencintai Anda. Dia mencintai Anda dari hati, bukan semata buta oleh fisik.

7. Jaringan pertemanan dalam hubungan
Seorang pria/wanita yang belum matang secara pemikiran, akan lebih mudah terbakar cemburu. Ada dua kecenderungan utama di sini. Pertama, mereka akan secara frontal membatasi hubungan Anda dengan lingkungan pertemanan sosial. Alasannya karena dia cemburu melihat Anda dekat dengan orang lain (sekalipun itu teman sejenis). Kedua, dia tidak akan menunjukkan respect kepada teman-teman Anda. Di satu sisi dia juga akan menghindar saat Anda berusaha mengenalkan lingkungan Anda.
Pria/wanita dewasa akan terbuka dengan pasangannya mengenai jaringan pertemanan. Mereka merasa nyaman dan tidak segan untuk menceritakan tentang Anda kepada teman-temannya.

8. Ketika terpisah jarak
Seorang pria/wanita yang masih labil, akan lebih sering menghujani Anda dengan pertanyaan "Lagi dimana? Sama siapa? Pulang jam berapa". Setiap hari itu-itu saja yang selalu ditanyakannya manakala kalian sedang berjauhan. Pertanyaan-pertanyaan menyudutkan bernada curiga darinya akan selalu mengganggu aktivitas Anda. Tentunya akan membuat Anda merasa tidak nyaman. Apalagi jika dia sampai update status berkali-kali di social media dengan sindiran-sindiran untuk Anda. Ughh...
Pria/wanita dewasa akan menghargai komitmen yang telah kalian sepakati, dia akan memberikan kepercayaannya kepada Anda. Saling memberikan rasa aman dan nyaman untuk kedua belah pihak meski kalian tidak sedang bersama. Jikalau menghubungi lewat telepon atau pesan, dalam batas yang wajar saja, itu karena tanda rindu dan perhatiannya kepada Anda.

9. Ketika menyinggung masa depan
Pria/wanita yang belum matang, seringkali menghindari topik ini. Kalaupun mereka harus terlibat dalam pembicaraan ini mereka berbicara muluk-muluk tentang masa depan yang ingin dia bangun bersama Anda: rumah mewah, mobil dengan brand ternama, uang melimpah, dan lain-lain yang pastinya akan sukses membuat Anda melambung. Tapi....jangan terlalu senang dulu, Anda juga harus melihat sisi riil-nya dari pasangan Anda. Yakinkah Anda bahwa dia bisa menghujani Anda dengan harta melimpah semua itu, sementara ketika melihat keseharian pasangan adalah tipe orang pemalas dan pembual? Come on....
Pria/wanita dewasa akan serius membicarakan masa depan, mereka akan melihat dari banyak sisi. Tidak menawarkan kemewahan kepada Anda, tapi dia akan menawarkan kebahagiaan keluarga kalian kelak. Menghabiskan sisa usia dan menua bersama Anda. Tanpa sadar, kehadiran Anda dalam hidupnya merubah semua isi kepalanya mengenai masa depan yang ia rancang, tentunya masa depan bersama Anda kelak :)

10. Ketika menghadapi orangtua dan keluarga
Pria/wanita yang belum matang, akan selalu menghindar dari orangtua ataupun keluarga Anda. Apalagi ketika harus berurusan dengan orangtua, dia memilih kabur lebih dulu ketimbang menghadapinya dengan sikap gentle. Baginya, yang terpenting hanya Anda. Keluarga Anda tidak masuk dalam daftar prioritasnya. Bahkan, seringkali mereka menggunakan kata-kata penghinaan untuk keluarga Anda. Hati-hati dengan pasangan seperti ini.

Pria/wanita dewasa akan merasa spesial ketika pasangannya berusaha mendekatkannya dengan keluarga. Baginya, itu adalah tanda keseriusan untuk jenjang yang lebih baik dalam suatu hubungan. Pria/wanita ini akan menerima keluarga Anda dan berusaha untuk beradaptasi. Mereka juga akan berbesar hati dan bijaksana menerima kekurangan-kekurangan keluarga. Biasanya mereka akan berusaha tanpa patah semangat meski jalan yang akan mereka hadapi nantinya tidak mudah.


Itulah beberapa perbandingan dari saya yang bisa Anda baca sendiri, selebihnya, semua tergantung pada pemikiraan Anda pribadi. Semoga bisa bermanfaat.

Salam!


Bening Rahardjo


Cipaganti by SBY

Hi,everyone I wanna share one song which I sing most lately. Cipaganti song is sung by Lala Karmela and music arranged by Tohpati. This lyric written by Indonesian ex-President, Mr. Susilo Bambang Yudhoyono. About 4 days ago, when I saw my theater performed by my little sister, I heard this song so beautifully sung in acoustic version. I don't know why, this song influenced my mind lately. Check this song out! Happy listening! :D





Regards,

Bening Rahardjo

Friday, November 7, 2014

Mini Drama Ada Apa Dengan Cinta 2014: Love, Life, Line

Hallo para pecinta film Indonesia, masih ingat dengan foto ini?


Ya. Itu adalah foto Dian Sastro jaman abg sama teman-temannya, no...no... Come on, ingat-ingat lagi. Correct! Itu foto Cinta dan teman-teman satu gengnya: Mili; Maura; Karmen dan Alya di film Ada Apa Dengan Cinta yang booming sekitar tahun 2002 (kalau nggak salah saya masih SMP waktu itu). Film ini jadi inspirasi untuk film-film sejenis dengan tema percintaan remaja. Well, rasanya lama sekali ya kita tidak mendengar kabar para pemain film ini. Kalian sudah dengar kabar mengenai reunian para pemeran film Ada Apa Dengan Cinta baru-baru ini? Ya, Dian Sastro beberapa waktu lalu sempat mengunggah sebuah foto di akun instagram pribadinya bersama dengan pemain-pemain pemeran satu geng Cinta di film AADC. Ini dia fotonya:

Atas-bawah, kiri-kanan: Titi Kamal (pemeran Maura); Adinia Wirasti (pemeran Carmen); Ladya Cheryl (pemeran Alya); Dian Satro Wardoyo (pemeran Cinta); dan Sissy Priscilla (pemeran Milly)
Omg, lihat transformasi mereka masing-masing, masih sama cantiknya dengan karakter yang mereka mainkan 12 tahun yang lalu! Tentu saja banyak pecinta film Indonesia yang menebak-nebak, ada apa dibalik reunian pemeran AADC ini, terlebih saat Nicholas Saputra (pemeran Rangga) juga ikut selfie bersama mereka dan diunggah dalam instagram pribadi Dian Sastro beberapa hari lagi setelahnya:

Aih, Nicholas Saputra pun masih sama baby face-nya dengan aktris AADC :')

And... ternyata kabar gembiranya adalah: mereka kini muncul dalam satu frame lagi, tapi bukan dalam sebuah film sekuel AADC. Namun, dalam satu cerita berbentuk mini drama untuk sebuah iklan messenger application, LINE. What a memorable moment, though just an advertising for LINE :') At least, iklan ini menggobati kerinduan para pecinta film Indonesia pada karakter yang ada dalam film AADC (terutama mereka-mereka yang tumbuh berjaya di jaman saya, haha). Iklan mini drama LINE itu diluncurkan tanggal 7 Oktober 2014 hari ini, hanya dalam waktu lima jam sejak peluncurannya saja sudah berhasil ditonton lebih dari 92.000 lebih orang. Begitu saya buka twitter, keyword "Ada Apa Dengan Cinta" dan "Mini Drama" bahkan juga berhasil bertengger sebagai Trending Topic World Wide selama beberapa jam.

Diceritakan Rangga sudah menjadi fotografer (atau wartawan) di salah satu media internasional yang berkantor pusat di Newyork. Ingat kan, dalam filmnya si Rangga berpisah dengan Cinta karena dia harus melanjutkan studi di Newyork. Suatu ketika Rangga diharuskan kembali ke Jakarta untuk tugas kantor. Tanpa disadari, Rangga melirik buku puisi AKU karya Chairil Anwar yang sukses membuat Rangga kembali galau memikirkan Cinta. Masih dengan wajah galau, Rangga berhasil menemukan LINE Cinta dari aplikasi Find Alumni yang ada di LINE. Ekspresi kegalauan Cinta dan Rangga saat bingung antara ingin mengetik kalimat yang ingin mereka kirimkan, bagi saya itu dapet banget! Saya jadi membayangkan manakala saya menerima pesan dari orang yang pernah hadir di masa lalu (dan masih membekas), ya tidak jauh-jauh dari ekspresi itulah. Lalu, kisah itu berlanjut atau tidak? Penasaran dengan mini drama ini? Just check this video out!





Regards,


Bening Rahardjo

Thursday, November 6, 2014

You're Beautiful

This song by James Blunt bring me back to 6 until 7 years ago... and still beautiful to listen. Enjoy it! :)





Tears In Heaven



Tears in Heaven
By: Eric Clapton (acoustic covered by: Boyce Avenue)

Would you know my name
if I saw you in heaven
Would you feel the same
if I saw you in heaven
I must be strong and carry on
'Cause I know
I don't belong here in heaven

Would you hold my hand
if I saw you in heaven
Would you help me stand
if I saw you in heaven
I'll find my way
through night and day
'Cause I know
I just can't stay here in heaven

Time can bring you down
time can bend your knees
Time can break your heart
have you begging please
begging please

Beyond the door
there's peace I'm sure
And I know there'll be no more tears in heaven...

Would you know my name
if I saw you in heaven
Would you feel the same
if I saw you in heaven
I must be strong and carry on
'Cause I know
I don't belong here in heaven...



How To Do Simple Nail Arts


For almost women, beautiful appearance is not only looked by the face, but whole body parts. One of them is nails. In order to have a healthy and beautiful nails, there are many women who spend a lot of time and cost to do nail care at salon. By having beautiful nails, then they will feel more attractive in appearance. In this modern era, many beauty salons that offer nail care services to color it using nail polish or the other.

With high creativity, nails can be created more beautiful and unique. The technique to decorate nails is called nail art. Its method is quite simple, we can do it at home. Do you want to know? 

There are 2 methods:
1. Manual print is paint directly on the nail and it is the most widely used today. The equipment that used only brushes and nail polish. 
2. Air brush painting is another manually technique, this technique uses a small compressor. And it usually use fake nails that glued to natural nail.

Rather than spending time and money at the salon, you can do it at home. You just need to set up nail polish, nail polish remover, small brush, and creativity. Here I do nail arts by myself, I am still amateur, forgive me.

Tips: For muslim women, do nail arts only when you are menstruating, because when you go for wudhu, water can not moisture your nails, if you are wearing nail polish.

Give a try!







Salam,

Bening


Saturday, November 1, 2014

Pelangi - Boomerang





Selooow Bro, Semua Akan Nikah Pada Waktunya

Ting Tong...
*one text received*
30 Oct 2014, 09:27
From: Emo Fadzil
+628180----003
"Ning...hari ini aku diare, lemas, kepala pusing :("

Hari berikutnya...

Ting Tong...
*one text received*
31 Oct 2014, 04:27
From: Emo Fadzil
+628180----003
"Ning, aku mual-mual, kepala berat, perutku nggak karuan rasanya :("

"Ni anak kenapa sih? Dulu semangat banget mau nikah, giliran dah dilamar malah jatoh sakit.." Batin gw sambil ngebaca sms dua hari berturut-turut dari Ema yang ngabarin bahwa dia sakit.

*ngetik sms sambil ngantuk*
31 Oct 2014, 04:33
To: Emo Fadzil
+628180----003
"Yaelaah, elu kenapa sih, Ma? Habis lamaran bukannya seneng malah sakit? Habis makan apaan lu kemarin?"

Ting Tong...
*one text received*
31 Oct 2014, 05:03
From: Emo Fadzil
+628180----003
"Bukan karena makanan Ning, yang jadi masalahnya ini adalah mentalku.... :("

GUBRAK!
*bales sms sambil ngernyitin dahi*
31 Oct 2014, 05:40
To: Emo Fadzil
+628180----003
"Lah? Persiapan nikah itu dibawa santai aja Ma. Nggak usah mikir berat-berat masalah rezeki, insyaAllah ada jalannya nanti seiring dengan skenario hidup lu"

Ting Tong...
*one text received*
31 Oct 2014, 06:38
From: Emo Fadzil
+628180----003
"Bukan masalah rezeki Ning. Masalahnya, aku belum kenal sama masku. Dia juga kaku banget orangnya. Ngobrol atau pergi bareng aja nggak pernah. Mentalku jadi lemah begini, Ning"

*Lah, gimana ni bocah?*
*bales sambil mikir keras*
31 Oct 2014, 07:20
To: Emo Fadzil
+628180----003
"Yah mau gimana lagi, elu kan udah bilang mau. Yaudah dijalanin aja. Nanti kan ya lama-lama cair kaku-nya. Sabar ya, yang penting mulai sekarang harus sering komunikasi untuk persiapan nikah. Semangat! :)"

Serius, gw nggak habis pikir gimana cerita temen gw yang satu ini. Tiga bulan lalu, dia berharap pengen banget nikah. Tapi temen gw ini adalah orang yang memilih untuk tidak pacaran sebelum nikah. Hanya sebetas dekat dengan teman-teman seaktivis saja. Ketika dua hari lalu secara tiba-tiba ada pria yang datang kepada keluarganya untuk melamar (dan parahnya, dia menerima lamaran itu), eh sekarang dia galau bukan main. And one thing, yang bikin gw heran setengah hati adalah kenapa ini bocah saking galau dan paniknya malah jadi dobel-dobel sakit: yang diare lah; pusing lah; mual-mual lah; lemes lah; muntah lah. Sepanik itu kah orang yang mau menikah? Mana gw tahu jawabannya, orang gw aja juga belum melewati fase-fase itu. Iya sih, diajak nikah sama anak orang, tapi baru sebatas di telepon dan di sms doang. *oh helloooow Bening!* -____- Tapi kalau dari cerita temen-temen gw yang lain sih, mereka happy-happy aja tuh habis dilamar. Iya deg-degan pasti. Tapi nggak sampai di level diare dan pengen BAB terus-terusan tiap mikir 'NIKAH'. Gw curiga, jangan-jangan Ema makan mangga banyak-banyak sebelum lamaran. *Yakalii*

Emang segitunya ya? Apakah menikah se-parno itu di benak orang-orang yang mau menikah? Tapi bisa jadi iya, soalnya ya seperti yang dibilang temen gw tadi. Dia belum kenal dekat dengan pria yang ngelamar dia (tapi bilang iya pas dilamar, sejujurnya gw bingung juga darimana asal kata peng'iya'an ini -__-). Belum mengenal calon suami dan tiba-tiba membayangkan menjadi isteri orang itu, ya mungkin saja itu yang bikin mental teman saya jadi down. Apalagi kata dia, calon suaminya agak sedikit kaku, hahaha. Who knows what will happen tomorrow? Barangkali malah laki-laki itu yang benar-benar bisa menjaga dia dengan sepenuh hati? Ya kan? Tapi, memang sebaiknya sih ketika seseorang menerima lamaran dari orang lain, ada pertimbangan-pertimbangan sebelumnya. Yah at least seperti yang dibilang banyak orang: background orang itu dan keluarganya gimana (ini bisa jadi macem-macem, ada agama, pendidikan, pekerjaan, dll). Berhubung saya juga belum ada di fase itu, yaa...nasehat saya juga ndak bisa spesifik. Menurut sok keminter-nya saya saja sih...

Semalem, Ema ngajakin saya meet up. Mau curhat katanya. Habis maghrib saya meluangkan waktu untuk dia. Gilanya, ketika cerita detik-detik lamarannya, dia begitu berbunga-bunga bahkan sesekali tertawa cekikikan. "Ni bocah, kemarin sms bilangnya sakit-sakit. Sekarang ketawa-ketiwi, dasar nggak jelas..." Batin gw dalam hati. Malah, semalem dia bisa-bisanya ngasih nasehat ke gw, gini:
"Udah lah Ning, kamu tu mau cari yang gimana lagi? Kalau udah ada yang sreg ya diseriusin aja. Nggak usah maksain diri dalam berdoa. Kamu tahu apa yang sebenarnya bikin kita galau? Karena kita itu suka maksain kehendak saat berdoa soal jodoh. Kita terlalu banyak mau sama satu nama. Padahal, yakin aja deh, selera Alloh itu lebih tinggi dari kita. Udah pas banget kok apa yang kamu dapat nanti. Nggak akan salah pilihan Alloh. Kuncinya, pasrah aja."
"Maksudnya pasrah gimana?"
"Ya PASRAH... Aku hlo nggak ada kontak-kontakkan juga sama masku ini. Dalam sebulan, bisa dihitung jari dia ngehubungin aku. Tapi, kalau dia jodoh sama kamu, dia akan datang sendiri. Waktunya nggak akan pernah salah juga. Logika doa pun harus dibalik, kalau dulu kamu maksain pada satu nama, sekarang kamu harus minta 'siapapun yang terbaik menurut pilihan Alloh, ya itulah jodoh yang terbaik buatku' gitu..."
"Ah, elu! Sekarang aja lu bisa bilang gitu, coba tiga bulan lalu? Masih sama galaunya juga kan...?"
"Maka dari itu, Ning. Aku ingin ngasih pengalamanku, biar kamu juga bisa metik hikmahnya. Aku tahu kok, hati kamu itu condong ke siapa. Tapi, lihat aku, 6 tahun kenal orang dengan tujuan, nyatanya yang datang orang yang sama sekali nggak kuusahakan."
"Lah, kalau nggak diusahakan, trus kenapa lu jawab 'iya'?"
"Memang sih, sekarang mungkin aku belum ngerasain yang namanya cinta-cintaan kayak kamu. Tapi, aku mantap menerima dia, karena aku yakin dia bia jadi suamiku. InsyaAlloh."
"Amiin. Gw sih, kalau lo sendiri udah merasa yakin, gw hanya bisa mendoakan dan mendukung yang terbaik buat lo. Tapi besok-besok jangan sambatan sakit perut lagi."
"Kalau itu cerita lain Ning, kamu kan tahu aku orangnya gampang stress, urusannya lari ke perut. Aku stress mikirin ke depan, karena aku betul-betul belum kenal sama masku ini."
*sambil ngebatin: tapi kok bisa ya....?*
"Yaudah, nanti lama-lama juga kenal karakternya."
"Eh, tapi aku serius loh Ning. Kamu segera diseriusin juga, pesenku, kamu harus lebih duluan nikah dari Bas, Benny dan Fuad. Jangan sampai keduluan sama mereka."
*JLEB!* 
*nelan ludah sambil pamer muka asem* -____-
"Iya Ma, amiinn. Doain aja, gw mah percaya semua ada waktunya sendiri-sendiri."

Busyeett. Kali ini kenapa jadi dia yang skak-mat ke gw ya? Well, sejujurnya gw pribadi sih belum ada kesiapan di tahun ini. Jikapun ada orang yang datang ke keluarga gw saat ini, gw juga belum yakin untuk menjawab 'iya', seyakin jawaban Ema ke calon suaminya itu. Tapi yang namanya nikah, iya, pasti dipikirkan lah. Nggak hanya dipikirkan, diusahakan juga. Hanya saja masalah 'waktu', once again, ITU SEMUA DI LUAR KUASA MANUSIA. Helloooo. Ini untuk kalian para kaum jomblo maupun single:

Saya yakin sih dengan pola sederhana ini: mau diusahakan sekuat apapun, mau ditarik-ulur selama apapun, kalau dia jodoh kamu dan alam sudah berkonspirasi untuk ngasih ruang ketemu, toh nggak akan salah waktu. Tidak perlu ngoyo memaksakan 'waktu', kita hanya pelaku-pelaku di dalam waktu. Sudah ada yang berkuasa menangani waktu. Menurut pemikiran bodoh saya, alam itu perpanjangan tangan Tuhan. Jadi biarkan alam berkonspirasi dengan caranya sendiri, yang menurut kita terlalu rumit, tapi cukup mengasyikkan. Lagipula, nikah itu bukan lomba 17-an. Dulu-duluan siapa yang akan menang. Well, I tell you this: yang akan menang dalam 'pernikahan' adalah tim-tim terbaik yang bisa survive di dalam kehidupan sesungguhnya nanti, yakni setelah pernikahan. NIKAH is just a status. Nikah itu hanyalah awalan dan perjalanan di belakangnya masih sangat panjang. Karena itulah, ketika saya menikah, maka saya ingin semua itu terjadi dengan cara yang baik, bersama orang yang terbaik dan dalam waktu yang sangat baik pula. Jadi, let's nature works...





Regards,


Bening Rahardjo





Thursday, October 30, 2014

Runaway Baby

Hi guys!! I wanna share this fun video from Korean skater guys. I just found it when I wanted to search some modern dance choreography for my sister, Lintang. I thought 'Runaway Baby' from Bruno Mars was good song to dance. Then, I found this video, aha! This is a new kind of inline skate. Artistic, simple, feel good and downright fun to watch, eh and one thing, really...this video makes me and Lintang want to try it with our skates! :D

Check this video out!





Regards,

-BR-


Wednesday, October 29, 2014

One Text Received...



Ting Tong... 
*one text received*
*read*
From: Emo Fadzil
+628180----003
"Ning, pin BB-mu berapa? Hari ini aku lamaran."

GLEK!*MELONGO*
*ngetik sambil mangap*
To: Emo Fadzil
+628180----003
"HAH?! SERIUS?!! Edan kowe Ma! Nggak ngabarin dari kemarin!"

Ting Tong...
*one text received*
*read*
From: Emo Fadzil
+628180----003  
"Baru dikabari kemarin Ning. Masih nanti sore kok."

*TAMBAH MELONGO*
*ngetik sambil nahan nyesek lahir batin*
To: Emo Fadzil
+628180----003
"Nanti? Sore tuh SEKARANG INI kaliii... Edan lo nggak kabar-kabar dari semalem! Trus, gw diundang ke sana?"

Ting Tong...
*one text received*
*read*
From: Emo Fadzil
+628180----003
"Nggak usah kalo sibuk, cuman ngabarin aja kok :)"

*NANAR*
*ngetik sambil mejemin mata*
To: Emo Fadzil
+628180----003
"Okay deh, say! Selamat yah! Semoga nanti acaranya lancar! Besok-besok cerita loh ke gw! Awas kalo nggak main ke sini!"

Ting Tong...
*one text received*
*read*
From: Emo Fadzil
+628180----003
"Iya, Ning. Makasih doanya :)"

Ema sms gw beginian siang-siang menjelang sore begini??? Siapa yang nggak syok setengah nyesek lahir batin coba? Ghost!! Satu orang terdekat lagi yang nikung gw, hahaha! FYI aja nih, bulan Agustus lalu gw makan berempat sama Benny, Fuad dan Ema. Di situ malah sumber utama yang curhat ngegalau tentang bulan November tuh gw. Lah, dia aja waktu itu minta saran ke gw gimana caranya biar cepet-cepet dilamar. Dia yang udah pengen banget nikah, tapi belum ada calon (nah sekarang dia beneran dilamar). I am curious about that guy. Semoga aja bukan makhluk alay jadi-jadian yang kenalan di facebook. Asli, gw agak khawatir sama temen gw yang satu ini. Berhubung dia sedikit rada kacau juga sih anaknya. Semoga aja dia bener-bener ketemu calon suami yang bisa ngebimbing dunia akherat. Amiinn.

Ah! Ini kabar bahagia! Gw harus ngehubungin anak-anak The Kampret yang lain:

*ngetik layar hape sambil penuh nafsu*
To: Bendot, Bas, Afu
"Gilaaakk! Ema lamaran hari ini, Jon!!"

Ting Tong
*one text received*
*read*
From: Bendot
+628572----112
"Lah, BUSYET!"

*ngetik sambil ngakak miris*
To: Bendot
+628572----112
"Kamvret, malah dia yang ngeduluin gw! Hahaha"

Ting Tong
*one text received*
*read*
From: Bendot
+628572----112
"Syukuri apa yang ada... Hidup adalah anugerah..."

*ngetik sambil usap ingus*
To: Bendot
+628572----112
"Kita boleh ngakak, tapi dalam hati mewek, hahaha"

Ting Tong
*one text received*
*read*
From: Bendot
+628572----112
"Faaaakkk!!!"

*ngetik sambil senyum puas*
To: Bendot
+628572----112
"Ntar malem ke sana boleh nggak ya?"

Ting Tong
*one text received*
*read*
From: Bendot
+628572----112
"Mau ngapain lu? Sama siapa lu? Siap lahir batin lu? Dijamin nggak mupeng lu? Nggak ngerasa nyesel lu?"
*baca teks sambil misuh dalam hati: Sialan lo Ndot!* 

Okay, rasanya, mau terbang ke angkasa trus escape sebentar ke tempat yang ada saljunya. Ngadeeeemmmm.... Benar-benar lengkap hari ini kisah The Kampret untuk ditulis... (-_______-)"

*ngetik dilayar hape sambil mikir keras*
To: Ema Fadzil
+628180----003
"Dear Ema sayang, semoga lamaran hari ini lancar yaa... I wish all best for you, congratulations! :)"
*senyum penuh makna sambil ngelihatin teks buat Ema"


Congratulations Ma, see that... Jodoh itu tidak bisa dipercepat ataupun ditangguhkan datangnya, kan? Seperti yang gw bilang dulu. Lo nggak perlu risau dan nge-galau, kalau emang pria itu jodoh lo, alam akan berkonspirasi untuk kalian berdua. You know, I am happy for you :)



Regards,


-BeningRahardjo-


Monday, October 27, 2014

QuoteOfTheDay: 27.10.2014

"Bahkan hanya mendengar kabarmu saja, membuatku jatuh terjerembab untuk ke-sekian kalinya... Aku hanya bayi yang belajar merangkak dalam rengkuhanmu. Tolong, jangan kau buat aku terjatuh lagi kali ini."


Epitaf Sunyi



Untukmu,
Manusia yang terengkuh dalam waktu...

Aku hanya mampu menjilid malam dalam lembar-lembar sunyi
Dan mengeja bayang-bayang bias dalam bait-bait stanza
Aku hanya pengumpat malam yang berjelaga
Pengagum surya yang keterlaluan teriknya
Di sudut sana, dalam sebuah rumah tua
Kau tahu bahwa epitaf itu akan selalu ada
Bahkan meski kau nodai dengan bunga-bunga liar serta dedaunan kering
Dia tak akan terkoyak
Hanya sejurus berdebar dalam batas sendu

Kau tahu...
Kekalutan dan ketakutan ini bukan lagi barang baru
Namun kini,
Semua ruang kosong itu terlalu pahit dalam sekap
Kau bilang kau ingin menjamu malam berpesta pora
Sedang aku hanya seorang diri yang terajah mantra dalam kesumat
Aku hanya serupa sejarah yang terlalu muda
Yang terpatri sudah dalam mimpi-mimpi pahit
Dan tak ada anggunnya untuk dikenang atau bahkan diamini.


-pengagum dalam epitaf sunyi-


Kabinet Kerja Bapak Jokowi - JK (2014-2019)

Kemarin (Minggu, 26 Oktober 2014) tepat pukul 17.00 WIB, kita telah menyaksikan bersama Bapak Jokowi sudah mengumumkan nama-nama calon menteri yang sedianya akan dilantik siang hari ini (27 Oktober 2014). Sesaat pengumuman, saya sempat tertinggal beberapa menit menyaksikan siaran langsung di televisi. Namun, saat sesi foto Bapak Presiden Jokowi dengan calon-calon menteri, saya berteriak girang kepada Ibu yang ada di sebelah saya.

"Ibu! Itu kan Profesor Pratikno!! Kok, kok...Pak Pratikno ada di sebelah Pak Jokowi....?"

Ibu saya hanya menjawab pelan "Hla memang, Pak Pratikno terpilih jadi Mensesneg Kabinet Kerja Jokowi"

Waw! Bangga sekali ada warga Fisipol UGM yang terpilih sebagai menteri dalam Kabinet Kerja Jokowi ini. Ketika di tahun-tahun saya kuliah dulu, Prof Pratikno adalah dekan saya di Fisipol, kemudian tahun 2012 beliau dipercaya untuk menjabat sebagai Rektor. Sebagai mantan warga UGM saya juga merasakan perubahan-perubahan positif dari Rektor sebelumnya ke Rektor baru. Jadi ketika saya melihat beliau berdiri sebagai calon menteri baru di sebelah Bapak Presiden, saya merasa beliau layak terpilih karena kredibilitas dan pengabdiannya yang tinggi untuk kemajuan bangsa Indonesia. Ya, Bapak Presiden Jokowi menamai kabinet yang dibentuknya dengan nama sederhana namun sarat makna, yakni "Kabinet Kerja". Kata "kerja" di sini bukan hanya sebuah kata benda yang berarti pasif, namun kata kerja yang berarti aktif. Semoga dengan nama sederhana yang sarat makna ini, para calon menteri yang terpilih oleh Bapak Jokowi benar-benar mampu bekerja secara nyata seperti visi Bapak Presiden, "Kerja, kerja dan kerja!". Semoga nama-nama baru yang terpilih sebagai calon menteri dalam kabinet ini juga betul-betul bisa membantu Sang Presiden membawa perubahan baru bagi bangsa Indonesia.

Saya lihat ada beberapa nama calon menteri dari almamater UGM. Kalau saya tidak salah lihat kemarin sore, selain Prof Pratikno sebagai Mensesneg, ada Dr.Ir Basuki Hadimuljono sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat; ada Ibu Retno L P Marsudi lulusan HI Fisipol juga sebagai Menteri Luar Negeri; dan yang paling terlihat jelas ada Bapak Anies Baswedan, P.hD sebagai Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah. Selain itu, kabar gembira untuk adik-adik yang duduk di bangku sekolah menengah pastinya adalah nama calon menteri baru yang betul-betul sudah fasih malang-melintang sebagai aktivis dalam dunia pendidikan. Khususnya lagi, di dalam kabinet yang baru ini pendidikan dasar dan menengah juga telah terpisah dari pendidikan tinggi. Semoga ini bisa menjadi angin segar bagi dunia pendidikan Indonesia yang selama ini hanya diisi dengan uji coba (berganti-ganti) sistem pendidikan yang berimbas besar tentu saja kepada siswa. Saya ingat dalam ujian SMP dulu, saya sudah menemui sistem pendidikan baru. Belum ada dua tahun di SMA, saya juga menemui perubahan sistem pendidikan lagi. Pastinya, saya yakin ini juga dirasakan oleh adik-adik yang tengah duduk di bangku sekolah dasar dan menengah.

Berikut adalah daftar lengkap nama-nama lengkap dalam Kabinet Kerja Presiden Jokowi (2014-2019):



Selamat bekerja Kabinet Kerja, semoga amanah untuk membangun bangsa Indonesia seutuhnya!


Regards,


Bening Rahardjo


Thursday, October 23, 2014

The Monotony of Student Life



This is what really happen in Google when you go to search with keywords 'school makes me'. Wow! Look, what's Google tells us about school! We may ever complained about how hard it is to learn Math, Physics, Biology, Chemistry, Geometry, Geography, etc.,No? Then we feel like a failure when we have learned well, but still could not pass the test. I'm sure we all have similar experience. When you get a bad score and it feels like you are ashamed, want to cry. Especially if other friends (who even by cheating) can get good score more than us. I think the world stops spinning. Okay, perhaps this is become too much, but I'm sure we've all feel uncomfortable things about the school too.


I think, there are at least 10 reasons why students don't feel comfortable with their school:

1. 'Killer' teacher
It is often feared by most students due to teacher who is authoritarian. This may not realized by the teacher itself but instead realized by students who freak out when forgot to do homework that provided by the teacher. This is the most common reason why students don't attend school.

2. Super lots homework
The most often reason when you ask student like: "Why you don't like school anyway?". The answer will be like this: "Of course, can you imagine how we have lots of homework to do many times, even in our summer holiday?". How could this happen? It could happen because one teacher gives lots of homework to their students with no idea of how many homework also given by other teachers, so that students feel burdened. It could made students lost their spirit to study.


3. Minimum of school facilities
Well, it's also that I often hear. Sister of mine said, "Why there is no AC in my class, huh?". Ya, sometimes school facilities become an important grip so that students can rise their spirit to study, but in the other side it will add the cost of tuition too.

4. Bullying-everywhere
In accordance with school policy from unknown which sounds "Students with dominant group will intimidate minority group whereas the strong group will be the winner and the minor group will be the loser. It only can overcome by a revolution in that school (from the students itself)". That is one reason why many students hate school, especially students who are often bullied at school.

5. Boring-lesson 
The most hated subjects by students especially like: Physics, Mathematics (Algebra), Chemistry, Biology, History, even English, for not understood reasons. For students who already hated school, one minute seemed an hour. An hour seemed days. 

6. Do not understand the explanation that provided by teachers
Sometimes, students don't understand the explanation of a lesson given by teacher, but she/he doesn't want or doesn't dare to ask, so what happened later is boredom all long day in class.


7. Have no friend
If it becomes the reason too, maybe we can see details to personal of that student, whether he/she is less sociable, or other reasons that cause interaction is not developed between he/she and his/her social.

8. The dirty toilet 
I think the issue of cleanliness and convenience of toilet is also one reason why student don't like school, to be honest, when I was in high school, I often lazy to go to toilet with this reason. I think it is bit disgusting.

9. Too long school hour
I experienced it myself, especially when we are sitting at the end level of school, we will be offered by additional hours outside of school hours, which makes student very very stuck and tired (of course). Let us remember: It is not how long the hours of study that determine whether knowledge can/can not be absorbed by someone, but rather to 'QUALITY' of study itself. The more tired student, the more difficult his/her brain power to absorb knowledge.


10. Less money to buy snack for lunch
The reason is very strange, but there is also a reasonable way. However, don't blame their parents for this reason.  

Guys, sometimes, person need another person as a driver or a mentor in life. For example: friend, girlfriend, or spouse. You can do the same by looking for a person/community that can help or motivate your learning and achievement. Hang out with people who love to learn, can make us loves to learn too. In addition, try to find person or community that has good habit in study. Ask for their experience so we can learn something useful from them. Learn something here is widely understood, both formal and informal. We can learn about variety of skills such as assembling a computer, learning to write, make films, sailed entrepreneurship, and others.

So, 




Regards,

Bening Rahardjo