Wednesday, December 17, 2014

A Convo From The Red Ants: "Ngopi Sek Ben Ra Edan"

Kemarin gw ada janjian meet up lagi sama The Red Ants. Lagi-lagi. Hah...nggak tahu deh musti share apa di sini, sepertinya ulah kami kok nggak ada beresnya yah? KO-to-the-NYOL semua. Hadeeh, usia sudah di atas 25 masih aja berulah layaknya anak kuliahan.

Kemarin gw dapat pesan dari Bas, si kampret setengah lurus di antara kami.
From: Bas
"Bening jelek, ntar malem ngopi yuk?"
Send to: Bas
"Boleh, kalau nggak hujan yah tapinya." 
From: Bas
"Kalau nggak badai juga tapinya...kalau nggak petir juga tapinya...Hahaha"
*Sialan -___- tahu juga ni bocah kalau gw rada trauma sama hujan*
Send to: Bas
"Iyee Boy. Jam berapa? Berdua itu dah dikasih tahu?"
From: Bas
"Jam 7 ya, di tempat biasa. Orang ini yang punya ide si Engkong."
Kriik kriiik. Si Engkong Fuad yang ngajakin? Janjian sama dia aja kagak pernah beres. Gimana bisa bikin janji jam 7? Sudah tahu tempatnya tutup jam 9. Ngaretnya saja bisa sampai jam 8. Really a bad plan.
Send to: Bas
"Bilang habis maghrib aja deh sama mereka. Kayak gak tahu aja kingkong berdua tu gimana..."
From: Bas
"Ok kalau gitu."
Sudah dikasih tahu Bas jam 7 aja, masih pada nggak jelas juga.
From: Bendot
"Yang bener jam 6 apa jam 7 sih, Ning?"
*Hellooo, I wanna koprol sambil tereak 'aaaaaaaa' panjang*
Send to: Bendot
"Nanya lagi. Sebelum jam 7 Ndoooottt! Lu nggak baca ya?"
Send to: Afu
"Ad, habis maghriban cuss berangkat ya. Jangan ngaret."
From: Afu
"Hla mau kemana emangnya?"
*Waa iki.. Really crispy joke! Suwe-suwe iso ngelu sirahku cah -___-*
Send to: Afu
"Ngapeli bapakmu Ad!" *:D*
Singkat cerita, habis maghriban gw buru-buru prepare ke lokasi. Baru mau berangkat aja, si Benny udah Bbm'in. Feeling nggak enak nih, gw mau berangkat aja dia masih Bbm. Sudah dapat dipastikan kalau orangnya masih belum siap. What the heck sodara!... *again*
From: Bendot
"Bening sayang, gimana? Lu dah berangkat? Gw masih kejebak macet parah nih di Jalur Pantura."
Pantura-pantura jidatnya jenong! (-______-) Padahal, if you know nih, rumah Benny itu paling dekat dari lokasi ngopi kami. Lima menit juga dah sampai.
Send to: Bendot
"Sial lu Ndot. Udah cepetan berangkat. Gw udah di teras di atas motor nih." *sewot*
Sesampainya di lokasi, bisa ditebak. Gw adalah orang yang paling pertama datang. Masih sambil dilihatin orang-orang di situ, gw nyari table yang biasa kita pakai. Untung masih kosong. Seorang cafe waitress datang sambil bawa menu list, gw bilang gw masih nunggu orang. *Yakali gw pesen lasagna dan hot espresso duluan, bisa sampai laper lagi nunggu kemunculan para laki-laki itu* Lumayan lama datanglah Bas bersama Bendot. Tinggal nunggu Fuad nih... 5 menit, 10 menit, 15 menit, 20 menit. Oh my GOD. Kami bertiga sampai gatel sendiri pengin telfon ke handphone si Engkong. Tapi nggak dijawab, sepertinya sudah on the way. Well, on-the-way.... Setelah lumayan agak lama, datanglah Fuad dengan muka tengilnya sambil cengar-cengir tanpa merasa bersalah. Dasar kingkooong, apalagi alasannya kalau bukan En-Ei-Es-El-Bi-Ei-Eic alias N-A-S-A-B-A-H.... *long sigh* -_____- *Oh, haaai! Ada yang tahu tempat enak buat koprol gulung-gulung?


Setelah ngumpul, ada saja yang dibahas. Mulai dari rencana trip ke Karimun Jawa yang pending karena gw harus ada acara mendadak ke Jakarta dan lagi Bas agak kurang sehat. Plus, nggak pas banget kalo kami nekat berangkat ke sana di saat hasil prakiraan cuaca dari BMG saja nggak mendukung. Akhirnya, kami ribut berempat menyusun acara pengganti untuk ritual malam pergantian tahun. Gw pribadi sih ingin sekali ke pantai, tapi setelah kami pikir-pikir lagi, tarif home stay semalam di sekitar pantai gunung kidul lebih mahal dari tarif Villa di pegunungan. Apalagi para lelaki itu nggak tertarik untuk melewatkan malam tahun baru di pinggiran pantai. Katanya, "Lu pikir mau ruwatan Ning!" *Ya sudaaaah....manuuuttt....* -_____-




Fuad: "Eh, gw punya kenalan pemilik Villa di Tawangmangu. Tempatnya luas dan bagus kok."
Bas: "Berapa tuh?"
Fuad: "Masalah harga entar gw nego deh, itu milik temen bokap sih... Tahun lalu kan gw sekeluarga ke sana dan gratis."
Benny: "Ya sudah, lu minta bokap lu aja yang lobby."
Gw: "Ya jangan atuh... Nggak apa-apa deh kita bayar, asal agak miring. Lokasinya bagus nggak, Ad?"
Fuad: "Bagus kok view-nya, di depan ada kebun strawberry, di belakang ada taman cukup luas dan ada bukitnya juga. Tempatnya luas, bersih, nyaman. Recommended deh."
Bas: "Ya sudah itu aja. Tapi lo bisa pastiin kan, Ad?"
Fuad: "Ya gampang, entar gw yang ngurus masalah Villa."
Gw: "Okay, kalau gitu gw yang nyiapin perbekalan. Ntar bikin api unggun ah..." (^_^)
Bendot: "Lo pikir kita lagi kemah pramuka?!" 
Gw: "Ya bukan gitu Ndoooot... Gw mau bakar-bakar jagung nanti." (-_____-)
Fuad: "Sip, gw cari tempat, lo yang urus konsumsinya aja Ning"
Bendot: "Kita berangkat duluan aja, nyari jagung di Pasar Tawangmangu itu juga bisa kan?"
Bas: "Bisa diatur deh nanti."
Gw: "Jangan bisa diatur Bas, tahu sendiri kita pada ngaretan semua. Kalau nggak disusun rapih dari sekarang, bisa kaya kejadian mau ke tempat lo kemarin ntar... Gw nggak mau ah!"
Bendot: "Ya kita berangkat siang aja kalau gitu."
Fuad: "Eh tapi....gw nggak bisa bareng kalian berangkatnya, palingan nyusul ntar ke Villa-nya..."
Gw: "Lah? Kenapa gitu?"
Bas: "Dia kan akhir tahun Ning, tutup buku. Lo lembur ya Ad?"
Fuad: "Iya gw musti lembur laporan Ning...."
Gw: "Sampai jam berapa?"
Fuad: "Yaaa... Nggak tahu. Tahun lalu sih sampai malam."
Bendot: "Iya malam tu jam berapa , Cuk?" *nggak sabar*

Fuad: "Ya.....jam berapa ya?....Emmm..... jam 10-an mungkin baru selesai."
Gw: "HAH??" *melongo*

Bas: "Serius Ad??" *tersedak minum*

Bendot: "BAGUSSS!!"
*seperti biasa si makhluk tengil itu cuman cengar-cengir tanpa beban ^_^*
Fuad: "Ya memang gitu..."
Bas: "Wah, jam 10 aja dia baru keluar dari kantor... Belum perjalanannya..." *mikir sambil ngelirik gw dan Bendot*

Gw: "Sampai jam berapa lo ntar di atas? Jam segitu mah udah macet kali Ad!"
Bas: "Lo sampai atas sudah lebih dari jam 12 nanti. Kembang api aja udah lewat."
Gw: "Tauk tuh... kalau gitu ngapain kita nyusun rencana kayak gini? Masa iya kita bertiga doang di Villa segede gaban gitu? Buat gulung-gulung bertiga sambil galau nungguin Fuad doang?"
Bendot: "Kenapa nggak sekalian aja lo datang pagi-pagi, jam 6 di depan pintu Villa gitu, sekalian bangunin kita sambil bilang 'HAPPY NEW YEAR'?!" *sambil ngakak*

Fuad: "Hahahaha, kampret kowe Ndot!"
Bas: "Lagian... lo aneh Ad, jam 11 udah macet hlo di atas. Lo mau ngapain jam segitu?"
Gw: "Tauk...Kalau gitu, sekalian aja lo datang ke villa pagi-pagi pas kita mau pulang. Sekalian JEM-PUT namanya."
Bendot: "Atau nggak pas kita udah pulang gitu, dia baru dateng...sambil bawa terompet. SELAMAT TAHUN BARUUU!" *ngakak puas sekali lagi*

Fuad: "Hahahaha.....sial kalian! Gimana lagi, gw kerja e Coy!"

Hadeeee....
Nggak tahu deh gimana nanti cerita malam pergantian tahun kami berempat. X______X


Kalian? Sudah ada rencana untuk malam pergantian tahun baru?

Regards,


Bening Rahardjo